Berikut Perbedaan Paralayang dan Paramotor, Kedua Olahraga Dirgantara Ini Ternyata Sudah Ada di Banyuwangi
Berikut Perbedaan Paralayang dan Paramotor, Kedua Olahraga Dirgantara Ini Ternyata Sudah Ada di Banyuwangi
Ada banyak jenis olahraga dirgantara. Ada paralayang, ada pula paramotor. Selain itu ada gantole, ada juga pesawat microlight. Berikut perbedaannya.
Ada dua lokasi yang sudah dijadikan uji coba untuk kegiatan paralayang. Paralayang ini sekilas hampir mirip dengan parasit terjun payung.
Namun bedanya, terjun payung dimulai dengan terjun bebas meloncat dari ketinggian di pesawat.
Sedangkan paralayang terbang dari daratan. Biasanya take off dimulai dari dataran tinggi yang agak landai.
Tentu saja, terbang menggunakan paralayang butuh skill khusus. Kondisi alam dan cuaca juga sangat berpengaruh. Hembusan angin terutama.
Pilot sambil setengah berlari dan meloncat dari dataran tinggi. Setelah tubuhnya terangkat, dia akan mengarahkan paralayang ke arah yang dikehendaki.
Kemudian, mereka terbang menikmati panorama alam dan biasanya mendarat di dataran yang lebih rendah. Landing bisa saja di area tanah lapang, padang rumput, maupun pasir tepi pantai.
Di Bumi Blambangan, sudah ada beberapa lokasi yang cocok untuk paralayang. Yang pertama ada di kawasan perbukitan di Kecamatan Kalibaru.
Bahkan, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani sudah pernah menjajal terbang tandem dan menikmati sensasi pemandangan dari udara dengan paralayang.
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https%3A%2F%2Fradarbanyuwangi.jawapos.com%2Fsports%2F753014035%2Fberikut-perbedaan-paralayang-dan-paramotor-kedua-olahraga-dirgantara-ini-ternyata-sudah-ada-di-banyuwangi&ved=0CBYQjRxqFwoTCLCxvf2trpIDFQAAAAAdAAAAABAf&opi=89978449

Komentar
Posting Komentar